Rabu, Juli 08, 2009

Habbatussauda / Jintan Hitam

"Sesungguhnya di dalam Habbatussauda terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit, kecuali kematian" {Shohih HR Bukhori, no. 5688; Fathul Baari, X/143; dan Muslim, no. 2215}
  
Omega 3 (Linoleat), Omega 6 (Linoleat), Miristat, Oleat, Palmitat, Stearat, dan Timokinon. Senyawa ini sangat berguna untuk peningkatan kinerja jantung, system metabolisme, juga meningkatkan kinerja sysstem saraf pusat, pencernaan, menurunkan kolesterol dan hipertensi.

Mengandung beberapa asam amino essensial yang sangat berguna untuk pembentukan jaringan tubuh.

jintan hitam juga mengandung saponin, flafonid, zat besi, alkaloida, minyak volatile dan diperkuat beberapa herbal yang sangat membantu mengobati radang, gangguan pencernaan menurunkan kadar gula darah, asam urat dan lain-lain.
 
Jintan yang kerap digunakan bijinya, termasuk sebagai salah satu bahan bumbu dapur berbau khas. Biasanya, masakan-masakan daerah seperti dari Jawa dan Sumatera sering menambahkan bahan ini ke dalam masakannya. Jenis jintan, terbagi dalam dua rupa, yaitu jintan putih dan jintan hitam. Jintan yang sering dijadikan bumbu masak adalah jintan putih.

Khusus jintan hitam (Nigella sativa Linn) ternyata banyak mengandung khasiat untuk mengatasi berbagai penyakit. Di beberapa daerah, biji yang juga disebut jintan hitam pahit di Malaysia ini juga digunakan sebagai peluruh keringat, peluruh kentut, perangsang, peluruh haid, dan memperlancar air susu ibu (ASI). Tumbuhan jinten ini umumnya memiliki tinggi 50 centimeter berbatang tegak, berkayu dan berbentuk bulat menusuk.
 
Habbatussauda - Obat segala penyakit
Wednesday, October 25, 2006
Rasulullah bersabda:"Konsumsilah Habbatus Sauda. Sesungguhnya padanya terdapat obat bagi segala penyakit kecuali mati". (HR Bukhari).

Kandungan Habbatussauda / Jinten Hitam /Nigella Sativa
1. Crystalline Nigellone dan Arginine
2. Asam Alfa Linolenic dan Asam Linoleic Karotine.
3. 15 macam asam amino Protein, Karbohidrat dan minyak olatile (Alkaloids, Saponin dan Crude Fiber, Kalsium, Sodium, Potasium, Magnesium, Selenium dan zat besi.
4. Vitamin A, B1, B2, B6, C, E dan Niacin.

Habbatus Sauda ialah sejenis tumbuhan yang tumbuh di Afrika Utara, Asia, dan Eropa Selatan. Khasiatnya telah diketahui sejak 3.000 tahun lalu. Pada zaman Yunani Kuno, raja-raja Yunani dikubur bersama dengan biji-biji hitam ini, karena biji-biji tersebut berfungsi mengawetkan mayat. Ahli pengobatan mereka, Dioscorades, pada abad pertama, mencatat Habbatussauda digunakan untuk mengobati sakit kepala, saluran pernafasan sakit gigi, dan cacing usus.Pada zaman Rasulullah pun, umat Islam menggunakannya sebagai obat segala macam penyakit. Dalam hadis yang didwayatkan Imam Bukhari dan Siti Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Habbatussauda ini adalah obat segala penyakit, kecuali kematian".

"Sesungguhnya di dalam Habbatussauda terdapat penyembuh bagi segala macam penyakit, kecuali kematian" {Shohih HR Bukhori, no. 5688; Fathul Baari, X/143; dan Muslim, no. 2215}
 
Kajian Habbatussauda
Friday, December 08, 2006

Sejak beratus tahun yang lalu telah lebih dari 200 kajian dan artikel yang di keluarkan oleh berbagai universitas dan lembaga kedokteran maupun kesehatan, yang megkaji tentang manfaat dari Habbatussauda. Yang juga telah di diperkuat oleh sabda Nabi Muhammad SAW 14 abad yang lalu. Berikut ini adalah beberapa kajian tentang manfaat Habbatussauda bagi kesehatan

Ibnu Sina - Habbatussauda merangsang tenaga dan membantu memulihkan kepenatan dan semangat. (Buku Ibnu Sina "Canon of Medicines")

Ibnu Qayyim - Habbatussauda dapat membantu memulihkan penyakit seperti batuk, "bronchitis", masalah perut, cacingan, masalah kulit seperti jerawat, sakit senggugut dan haid, menambah aliran air liur dan sebagainya. (Buku Ibnu Qayyim "Medicine of the Prophet")


Dr Ahmad Elkadi juga membuat kajian dan mendapatkan bahwa Habbatussauda dapat meningkatkan daya tahan tubuh (immune system). Kandungan dari Habbatussauda ialah Fixed Oil (saturated dan unsaturated), Minyak-minyak Asas (sterol, thymohydroquinone, carvone, limonine, cymene), Alkaloids, Saponin dan Asid Amino.

Professor G. Rietmuller - Bahan ekstrak Habbatussauda menunjukkan kesan amat positif terhadap sistem immunisasi badan dan boleh digunakan sebagai "bio-regulator'. (Professor G. Rietmuller, Director of Institute of Immunology, University of Munich, Germany)

Dr. Ahmad El-Qadi (Islamabad, Pakistan) dan Dr. Usama Qandil (Florida, USA) mendapati pengambilan 1 gram Habbatussauda sebanyak dua kali sehari mempunyai kesan peningkatan yang mengagumkan terhadap fungsi immuniti badan. Penemuan ini dianggap penting untuk memungkinkan penggunaan Habbatus Sauda sebagai bahan peningkatan immuniti semula jadi badan untuk rawatan kanser, AIDS dan penyakit-penyakit yang lain berkaitan kekurangan immuniti badan.

Kajian oleh Dr. Haq terhadap sukarelawan penderita AIDS di Department of Biological and Medical Research Centre, Rilyadh menunjukkan bahwa Habbatussauda berupaya meningkatkan kadar diantara 'helper T-cells' dan 'suppresser T-cells' sebanyak 55%. Aktiviti 'natural killer cells' juga menunjukkan peningkatan purata sebanyak 30%.

Dr. Peter Schleicher, seorang pakar immunisasi (immunologist) di Munich mendapati Habbatussauda berhasil menyembuhkan sebanyak 420 orang daripada 600 orang sukarelawan penderita allergik. Kebanyakan penderita ini mengidap allergik terhadap 'pollen' dan habuk, jerawat dan saraf kulit, serta yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah. (Nota: Dr. Peter Schleicher telah dipilih sebagai ahli paling muda di World Academy of Scientist)

Penyelidik Amerika menulis laporan pertama di dunia mengenai kesan 'anti-tumor' yang ditunjukkan oleh Habbatussauda. ("Study of the Effects of Nigella Sativa on Humans")

Professor Michael Meurer - Habbatussauda berupaya menghentikan 'inflammations' dan masalah saraf kulit (neurodermitis) (Professor Michael Meurer, Dermatology Clinic of Munich, Germany)

Saintis-saintis di Cancer and Immuno-Biological Laboratory of Germany mengesahkan Habbatussauda berupaya meransang 'bone marrow' dan sel-sel immuniti, meningkatkan penghasilan 'interferon' dan mempertahankan sel-sel biasa terhadap kesan kemusnahan sel oleh virus. Habbatussauda juga berupaya memusnahkan sel-sel tumor dan meningkatkan bilangan antibodi yang menghasilkan "B cells".

Ketika itu, teknologi kesehatan belum secanggih sekarang, namun ucapan Rasulullah, yang tidak lepas dari petunjuk Allah SWT, telah mengungkapkan khasiat si biji hitam itu. Hingga kini, sauda merupakan obat alternatif, terutama bagi orang-orang Arab, sebelum pergi berobat secara medis.

Nama lain Habbatus sauda adalah al-karawiyyah as-sauda, al-kamoun al-aswad, atau asy-syuniz. Orang Barat menyebutnya black seed, kerosene, coal oil, atau carazna. Sementara orang Indonesia menyebutnya "jintan hitam". Mungkin karena bentuknya seperti jintan, salah satu bumbu masakan, dan berwama hitam. Sedangkan bahasa ilmiahnya adalah Nigella Sativa Lin.Tanaman ini tumbuh subur di tanah yang kering, panas, dan berpasir. Biji-biji jintan hitam terdapat pada bunganya. la dituai pada September, jika kantung-kantung biji jintan ini sudah berubah wama menjadi coklat muda dan bijinya menjadi hitam serta keras.

Sesudah dituai, pokoknya dipotong don dikeringkan, biji-bijinya dikeluarkan, dikisar atau digiling, sebelum dibawa ke kilang untuk dikeluarkan minyaknya. Kemudian dipasarkan dalam bentuk kapsul, minyak atau mentahnya.

Dr. Basil Ali dan koleganya dari College of Medicine, Universitas King Faisal, dalam jumal Farmasefk Saud, mengungkapkan, si biji hitam ini mengandung unsur-unsur yang sangat berkhasiat untuk tubuh, seperti oleat (Omega 9), fiioeat (Omega 6), Linoleat (Omega 3), minyak-minyak volatile atau minyak esensial, fitosterol, alkaloid, asam-asam amino monosachharide glukosa, xylosa, polysaccharide, karotene, yaitu sumber Vitamin A, kalsium, zat besi, dan sebagainya.

Berdasarkan kandungannya, Nigella Sativa bemanfaat untuk:

Pertama. menguatkan sistem kekebalan tubuh, jintan hitam dapat meningkatkan jumlah cells T yang dapat meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Keampuhan ekstrak Nigella ini, diakui oleh Prof. G. Reitmuller, direktur Institut Ilmunologi Universitas Munich, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat digunakan sebagai bioregulator. Dengan demikian, Nigella dapat dijadikan obat utk penyakit yg menyerang kekebalan tubuh, seperti kanker & AIDS.

Kedua, menigkatkan daya ingat, konsentrasi dan kewaspadaan.Dengan kandungan asam linoleat (Omega 6) dan asam Linoleat (Omega 3), Nigella merupakan nutrisi bagi sel otak yang berguna untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. Nigella juga memperbaiki peredaran darah ke otak dan sangat cocok diberikan pada anak usia pertumbuhan dan lansia.

Ketiga, meningkatkan bioaktivias hormon. Hormon adalah zat aktif yang dihasilkan oleh kelenjar endoktrin, yang masuk dalam peredaran darah.Dalam tubuh manusia terdapat berbagai jenis homon, diantaranya hormon reproduksi yang berhubungan dengan gairah seksual. Salah satu kandungan Nigella adalah setrol, yang berfungsi sintesa dan bioaktivitas hormon.

Keempat, menetralkan racun dalam tubuh. Racun dapat mengganggu metabolisme dan menurunkan fungsi organ penting, seperti hag, paru-paru dan otak. Gejala ringan keracunan dapat berupa diare, muntah, pusing, gangguan pernapasan, dan menurunnya daya konsentrasi. Nigella mengandung saponin, yg dpt menetralkan & membersihkan racun dlm tubuh.

Disamping yang sudah disebutkan tadi, khasiat lainnya juga masih banyak, yaitu

1. Mengobati rematik, peradangan, serta infeksi.
2. Menyembuhkan penyakit pilek.
3. Jika digoreng dan dibakar, kemudian dicium terus-menerus, mengeliminasi gas dalam perut.
4. Membunuh cacing2 parasit. Juga sbg aroma spa / luluran.
5. Minyaknya menyembuhkan gigitan ular, juga bengkak di dubur dan tahi lalat.
6. Menghilangkan sesak napas, melonggarkan penyumbatan akibat dahak.
7. Melancarkan haid yang tersendat.
8. Menyembuhkan pusing yang parah.
9. Apabila dimasak dengan cuka bersama kayu pinus, kemudian dibuat untuk berkumur, menghilangkan sakit gigi.
10. Jika direbus & aimya diminum, melancarkan kencing, haid & air susu ibu.
11. Menyembuhkan gigitan laba-laba.
12. Asapnya dapat mengusir serangga.
13. Menghilangkan sendawa yang berasal dari dahak dan melancholis yaitu, gangguan yang disebabkan kesedihan yang terus-menerus atas depresi sehingga merusak bagian empedu.
14. Menghilangkan kusta atau lepra.
15. Menghilangkan demam quartan, yakni demam yang menyerang manusia selama sehari kemudian mereda selama dua hari, kemudian menyerang lagi ketika hari keempat.
16. Jika ditumbuk dan dibuat adonan dengan madu dan air hangat dapat menghancurkan batu ginjal dan kantung kemih, dan sifat diureticnya memperlancar air seni.
17. Apabila digoreng dan dicampur dengan cuka dapat menyembuhkan jerawat dan kudis serta menghilangkan peradangan yang lebih kronis pada jerawat dan tumor.
18. Jika digoreng tanpa minyak dan ditumbuk serta dicampur dengan minyak zaitun kemudian diteteskan ke dalam hidung tiga tetes menyembuhkan pilek yang disertai bersin-bersin.
19. Jika dibakar dan dicampur dengan lilin dan minyak bunga Irish serta dbalurkan pada borok-borok atau koreng setelah dibersihkan dengan cuka, dapat menyembuhkannya.
20. Menyembuhkan gigitan anjing, rabies.
21. Jika dihirup, dpt menyembuhkan hemiplegia / lumpuh separuh.
22. Jika dicampur dengan celak persia, air, lalu dibalurkan kelingkaran anus dan diminum 25 gram, menyembuhkan wasir.
23. Jika dihirup, menghentikan keluarnya air mata.

Menurut ilmuwan Muslim, Aimah bin Abdil Fattah, dalam bukunya Asy-Syifaa" min Washyl Khotamil Anbiyaa, penggunaan si biji hitam ini secara terus menerus tidak ada efek sampingnya. Malah akan menjadikan tubuh sehat dan segar. Khasiatnya akan terasa jika dikonsumsi secara terus menerus selama enam sampai delapan minggu.Jadi, inilah salah satu rahasia yang terkandung dalam hadist Rasulullah SAW yang diungkapkan 14 abad lampau, dan dipraktekkan oleh beliau sendiri, keluarga, serta para pergikutnya dahulu. Dan kini telah terbukti secara nyata khasiatnya.

Sumber :
Majalah AL K1SAH
No.1216 - 19 Juni 2005
Hal :140 sld 142
posted by phi6961 @

1 komentar:

Ratri K mengatakan...

Menambahkan khasiat habbatussauda.

Habbatussauda ternyata mempunyai efek antikanker. Pada tahun 2008 telah dilakukan penelitian yang diberi judul : Thymoquinone inhibits tumor angiogenesis and tumor growth through suppressing AKT and extracellular signal-regulated kinase signaling pathways.

Penelitian ini dilakukan oleh 9 peneliti dari beberapa negara. Penelitian ini dilakukan di Center for Cancer and Stem Cell Biology, Institute for Bioscience and Technology, Texas A&M University System Health Science Center, 2121 West Holcombe Boulevard, Houston.

Penelitian ini menunjukkan bahwa thymoquinone (zat yg terdapat di habbatussauda) dapat menghambat laju angiogenesis dari tumor dan menghambat pertumbuhan tumor itu sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa habbatussauda (Thymoquinone) bisa menjadi pilihan yang potensial bagi terapi kanker di masa mendatang.

Posting Komentar